Jumat, 06 Juni 2014

TUGAS SEMANTIK



KATA-KATA PEKERJAAN MENGENAI KELOMPOK MULUT

1.      Jika memang masih bisa mulutku berbicara.
Pekerjaannya   : Berbicara
Sumber            : Lirik Lagu Melly Goeslaw dengan judul “Jika”.
2.      Kebohongan dari mulut manismu.
Pekerjaannya   : Berbohong
Sumber            : Lirik Lagu Sherina dengan judul “Pergilah kau”.
3.      Lingkungan kita si mulut besar, di huni lintah-lintah yang kenyang menghisap darah keringat tetangga.
Pekerjaannya   : Menghisap Darah
Sumber            : Puisi Wiji Thukul (Lingkungan Kita si mulut besar).
4.      Mulut Kinanti menerima minuman cairan
Pekerjaannya   : Minum
Sumber            : Novel Dua Hati Menyatu Dalam Satu Cinta Karya Nuniek Kharisma R.
5.      Seseorang lupa menggosok giginya sebelum tidur
Di dalam tidurnya ia bermimpi
Ada sikat gigi menggosok-gosok mulutnya supaya terbuka.
Pekerjaannya   : Menggosok Gigi
Sumber            : Sajak Sikat Gigi ( Yudhistira) dalam buku sastra kontemporer.
6.      Mulut Kinanti sakit tidak bisa makan.
Pekerjaannya   : Makan
Sumber            :Novel Dua Hati Menyatu Dalam Satu Cinta Karya Nuniek Kharisma     R.
7.      Senyuman kecil keluar dari bibirnya.
Pekerjaannya   : Tersenyum
Sumber            : Novel Akar Hati Karya Rosa Amanda Salim.
8.      Pertanyaan Arya yang keluar dari mulutnya tidak dapat dijawab oleh Santi.
Pekerjaannya   : bertanya       
Sumber            : Novel Akar Hati Karya Rosa Amanda Salim.
9.      Ibu seringkali tersenyum dan mulutnya komat-kamit berdoa kepada Allah agar saya lulus ujian dengan cemerlang.
Pekerjaannya   : Berdoa kepada Allah
Sumber            : Novel Kebohongan Mulia Ibu Karya Aster Putih.
10.  Ia mengikat mulutnya dengan sepotong kain untuk menahan rasa sakitnya.
Pekerjaannya   : Mengikat
Sumber            : Novel Kebohongan Mulia Ibu Karya Aster Putih.
11.  Lintang memaki kakaknya Lisa dari mulutnya sendiri.
Pekerjaannya   : Memaki
Sumber            : Novel Bidadari-bidadari surga karya Tere Liye.
12.  Andi memanggil Kinanti sampai mulutnya terdiam.
Pekerjaannya   : Memanggil
Sumber            : Novel Dua Hati Menyatu Dalam Satu Cinta Karya Nuniek Kharisma R.
13.  Mulutnya tertawa lepas.
Pekerjaannya   : Tertawa
Sumber            : Novel Akar Hati Karya Rosa Amanda Salim.
14.   Mulutnya komat-kamit membaca buku harian itu.
Pekerjaannya   : Membaca
Sumber            : Novel Akar Hati Karya Rosa Amanda Salim.
15.  Tidak berhenti mencaci pengemis yang ada didekatnya.
Pekerjaan         : Mencaci
Sumber            : Novel Akar Hati Karya Rosa Amanda Salim.
16.  Alangkah baunya mulut itu, Hiiiiih !
Pekerjaan          : Menebarkan bau mulut.
Sumber             : (Cerpen, Istriku, Madame Schlitz dan Sang Raksasa, Oleh : Umar Karyam)
  1. Jadi kau ngeri cuma karena mulutnya?
Pekerjaan         : Membicarakan orang lain
Sumber            : (Cerpen, Istriku, Madame Schlitz dan Sang Raksasa, Oleh : Umar    Karyam)
  1. Apalagi ini mulut raksasa yang terus –terusan menganga.
Pekerjaan         : Menganga
Sumber            : (Cerpen, Istriku, Madame Schlitz dan Sang Raksasa, Oleh : Umar Karyam)
  1. Apalagi yang menggangumu disamping mulut tadi?
Pekerjaan         : Mengatai orang
Sumber            : (Cerpen, Istriku, Madame Schlitz dan Sang Raksasa, Oleh : Umar Karyam)
  1. Tapi mulutku sangat susah untuk bicara.
Pekerjaan         : menutup mulut
Sumber            : (Cerpen, Tua, oleh : Mustafa Ismail)
  1. Kata – kata bijak selalu keluar dari mulut ibu.
Pekerjaan         : Berbicara
Sumber            : (Novel, Jangan Pernah Putus Asa, oleh : Zakiah D’Aziz)
  1. Mulutku kaku tidak dapat berkata apa-apa
Pekerjaan         : Diam
Sumber            : (Novel, Jangan Pernah Putus Asa, oleh : Zakiah D’Aziz)
  1. Begitu banyak nasihat yang telah terlontar dari mulutku, kenapa aku sendiri tidak menerapkanya? Masa depanku masih panjang.
Pekerjaan         : Memberikan nasihat
Sumber            : (Novel, Jangan Pernah Putus Asa, oleh : Zakiah D’Aziz)
  1. Mulutnya seperti mulut seekor unta, dengan lobang yang lebar dan tulang rahang yang lebar pula.
Pekerjaan         : Menganga
Sumber            : (  Novel, Prempuan di Titik Nol, oleh : Nawal el- saadawi)
  1. Mengeluarkan hawa dari mulut atau perutnya dengan suara yang panjang-panjang.
Pekerjaan         : Sendawa
Sumber            : (Novel, Prempuan di Titik Nol, oleh : Nawal el- saadawi)
  1. Hidung bulat besar saya peroleh dari ayah dan mulut berbibir tipis dari ibu.
Pekerjaan         : Mulut tipis banyak bicara
Sumber            : (Novel, Prempuan di Titik Nol, oleh : Nawal el- saadawi)
  1.  Dia terbangun ketika fatimah membuka jendela kamar, dan mulutnya terasa amat asam dan bau.
Pekerjaan         : Menguap
Sumber            : (Cerpen, Jalan Tak Ada Ujung, oleh : Mochtar Lubis)
  1. Reflek saja mulutku menjawab
Pekerjaan         : Berbicara
Sumber            : ( Cerpen, Es Krim, oleh: Ahmad Ismatullah).
29.  Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan . sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Pekerjaan         : Menyakiti dan menggoda hal lain yang tidak menyenangkan.
Sumber            : Artikel  “kata-kata mutiara terbaru 2014. Nano Pertapan.
30.  Bahkan seekor ikan akan mendapatkan masalah jika ia tetap menutp mulut.
Pekerjaan         : Menutup Mulut
31.  Saya hanya berharap mulutku memiliki tombol backspace.
Pekerjaan         : Berhati-hati dalam berbicara
32.  Jika kau menjaga mulutmu tetap tertutup, kau takkan pernah meletakkan kakimu diatas mulutmu.
Pekerjaan         : Diam

33.  Mulut manis hati nak baik
Itulah amalan turun temurun
Benda apa yang akan naik
Apabila saja hujan turun? (payung)
Pekerjaan         : Bericara sopan
Sumber            : Pantun jenaka.http://adrielgc007.blogspot.com/2012/09/pantun-teka-teki-jenaka.html?m=1
34.  Mulut bau madu pantat bau sengat.
Pekerjaan         : Berbicara
Sumber            : Internet
35.  Mulut kapuk dapat ditutup.
Pekerjaan         : Tutup mulut.
Sumber            : Internet.
36.  Mulut bicara badan binasa.
Pekerjaan         : Berbicara
Sumber            : Internet
37.  Mulutmu harimaumu.
Pekerjaan         :Membicarakan keburukan orang lain.
Sumber            : Pepatah
38.  Murah dimulut mahal ditimbangan
Pekerjaan         : Berbohong
Sumber            : Pepatah
39.  Mulutmu adalah sebungkus lahar
Pekerjaan         : Panas
Sumber            :  (kutipan dalam puisi Hafney Maulana )
40.  Seorang lupa menggosok gigi sebelum tidur
Didalam tidur dia bermimpi
Ada sikat gigi menggosok-gosok mulutnya
Supaya terbuka
Pekerjaan         : Sikat gigi
Sumber            : ( kutipan dalam  sajak sikat gigi Yudistira Adi Nugraha)
41.  Seratus lobang kakus
Lebih berarti bagiku
Ketimbang mulut besarmu
Pekerjaan         : Banyak Bicara
Sumber            : (kutipan dari puisi Wiji Thukul : Aku Ingin Jadi Peluru)
42.  Lingkungan kita si mulut besar
Dihuni lintah-lintah
Yang kenyang menghisap keringat tetangga
Anjing-anjing yang taat beribadah
Pekerjaan         : Banyak omong kosong
Sumber            : ( kutipan dari puisi Wiji Thukul: Lingkungan Kita Si Mulut Besar)
43.  Waktu senja usah kelaut
Nanti bekal di makan kera
Jangan suka membawa mulut
cerita sejengkal menjadi sedepa
Pekerjaan         : Bercerita
Sumber            : Pantun
44.  Limau manis tiga serangkai
Taruk mari di kebun cina
Mulut manis jangan di pakai
Banyak orang sudah terkena
Pekerjaan         : Mengatai orang
Sumber            : Pantun
45.  Buah labu sibuah labu
Banyak tanah di dalam batang
Mulut manis seperti madu
Tidak ia tahu mulut bercabang
Pekerjaan         : Membicarakan orang lain tntang keburukan
Sumber            : Pantun
46.  Mulut tempayan boleh di tutup
Mulut manusia bagaimana menutupnya.
Pekerjaan         : Menutup mulut
Sumber            : Pribahasa
47.  Mulut manis mematahkan tulang.
Pekerjaan         : Berbicara kejelekan orang lain.
Sumber            : Pribahasa
48.  Mulut manis jangan percaya lepas dari pada tangan jangan diharapkan.
Pekerjaan         : Berbohong
Sumber            :  Pribahasa
49.  Terlepas dari mulut buaya masuk ke dalam mulut harimau.
Pekerjaan         : Merayu
Sumber            : Pribahasa
50.  Murah di mulut mahal di timbangan.
Pekerjaan         : Berbohong
Sumber            : Pribahasa
51.  Mulut diberi makan, pantan dicubit.
Pekerjaan         : Makan
Sumber            : Pribahasa
52.  Mulut harimau mengerkah kepalamu sendiri
Pekerjaan         : Memakan
Sumber            : Pribahasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar